Seni & Budaya

Puluhan Siswa SLB Ikuti Program Mewarnai dan Melukis Bersama di BBY

Oleh : Rahman / Selasa, 08 Januari 2019 18:41
Puluhan Siswa SLB Ikuti Program Mewarnai dan Melukis Bersama di BBY
Program Mewarnai dan Melukis bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Bentara Budaya Yogykarta,(8/1),Gudeg.net/Rahman

Gudeg.net- Puluhan siswa sekolah dasar dengan berkebutuhan khusus yang berasal dari Sekolah Luar Biasa (SLB) PGRI Minggir Sleman Yogyakarta mengikuti program mewarnai dan melukis bersama di Ruang Pameran Seni Bentara Budaya Yogyakarta Kotabaru,selasa(8/1).

Program yang diinisiasi oleh Bentara Budaya Yogyakarta (BBY) dan Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (Potads) ini bertujuan untuk memberikan serta mengembalikan rasa semangat dan rasa percaya diri Anak dengan Berkebutuhan Khusus (ABK).

Ketua Pelaksana Program Mewarnai dan Melukis Ludiarto Bimasena mengatakan kegiatan mewarnai bersama ini merupakan salahsatu rangkaian dari ulangtahun dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

"Selama satu minggu ini kami mengundang sekolah-sekolah SLB untuk mengikuti kegiatan mewarnai dan melukis di BBY ini," ujar Ludiarto.

Ludiarto menjelaskan bahwa sekolah yang diundang diantaranya adalah Sekolah SLB Minggir, SLB Bantul, SLB Pembina, SLB Bintaran, dan hari terakhir dari POTADS.

"Hasil karya dari kegiatan mewarnai dan melukis ini akan mereka bawa pulang ke sekolah masing-masing dan kami dari pihak penyelenggara akan memberikan semacam piagam penghargaan kepada sekolahnya," tambah Ludiarto.

Guru SLB PGRI Minggir Sleman Ganiwati menuturkan bahwa sekolah nya sangat senang dapat mengikuti kegiatan mewarna dan melukis ini.

"Anak didik kami sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena dengan mewarnai mereka bebas berekspresi dan bebas berkarya," ujar Ganiwati.

Iapun menambahkan dalam menangani para siswa berkebutuhan khusus ini ada suka dan duka yang masing-masing guru hadapi namun dengan pengalaman yang dimiliki semua dengan mudah teratasi.

"Hal tersulit adalah mengembalikan mood mereka ketiika sudah lelah atau hilang semangat, ya mereka akan diam, tidak mau beraktifitas hingga pulih kembali," tutur Ganiwati.

Kegiatan ini selain mereka dapat bersosialisasi dengan duniar luar juga diharapkan menjadi ajang latihan dan terapi untuk menstimulan otot-otot halus mereka agar terbiasa dengan pergerakan.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    JOGJAFAMILY

    JOGJAFAMILY

    JogjaFamily 100,9 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    UNIMMA FM 87,60

    UNIMMA FM 87,60

    Radio Unimma 87,60 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    JIZ 89,5 FM

    JIZ 89,5 FM

    Jiz 89,5 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini