Seni & Budaya

Earth Manual Project, Pameran Alat Mitigasi Bencana dengan Konsep Unik

Oleh : Rahman / Rabu, 15 Januari 2020 11:28
Earth Manual Project, Pameran Alat Mitigasi Bencana dengan Konsep Unik
Pengunjung mengamati alat peraga kesiapsiagaan bencana pada Pameran Earth Manual Project di Jogja Galeri, Rabu(15/1),Gudeg..net/Rahman

Gudeg.net- Puluhan alat peraga dan informasi dengan konsep unik mengenai mitigasi kebencanaan dipamerkan di Jogja Galeri, Jalan Pekapalan, Alun-alun Utara Kraton Yogyakarta, Rabu (15/1).

Pameran yang bertajuk Earth Manual Project (EMP) ini digagas oleh The Japan Foundation (JF) dan merupakan yang keempat kalinya di dunia.

Sebelumnya lembaga independent dari Jepang ini juga menggelar disejumlah negara seperti Filipina, Thailand dan Amerika Serikat.

Program Officer Perwakilan The Japan Foundation Purwoko Adhi Nugroho mengatakan, EMP merupakan pameran penerapan berbagai ide kreatif dan inovatif untuk mengatasi isu kebencanaan dengan tahapan berbeda.

“Pameran ini menengahkan tahapan mulai dari pendidikan kesiapsiagaan bencana hingga upaya-upaya respon dan bantuan ketika bencana terjadi,” ujar Purwoko Adhi Nugroho.

Purwoko menjelaskan, EMP pertama kali diadakan di Design and Creative Center Kobe (KIITO), di Kota Kobe, Hyogo, Jepang pada 2013 silam. Yogyakarta merupakan lokasi kedua setelah sebelumnya sempat diselenggarakan di Jakarta bulai Mei 2019.

“Kita pilih Yogyakarta, karena disini kita akrab dengan rawan kebencanaan. Kami berharap dengan pameran ini kita dapat sama-sama belajar mengetahui tahapan kesiapsiagaan bencana yang diterapkan oleh Jepang,” jelasnya.

Karya yang ditampilkan dalam pameran ini dibuat melalui riset yang mendalam dan proses wawancara yang terperinci dengan para penyintas bencana, ahli dalam kebencanaan, arsitektur, desainer, dan seniman.

Sejumlah karya yang ditampilkan di antaranya;

  1. Emergency! Kaeru Caravan! (Jepang) adalah sebuah program pelatihan kebencanaan untuk keluarga yang telah menjadi sangat populer di Jepang. Program pendidikan yang menarik dan kegiatan berbasis permainan dan proyek kegiatan ini telah diadakan di 19 negara.
  2. HANDs! Project adalah program pertukaran pemuda tahunan yang mentargetkan profesional muda dan mahasiswa dari 9 negara di Asia dengan total peserta 100 orang. Menghasilkan 27 program lanjutan sejak tahun 2014, dan telah menjangkau lebih dari 90.000 orang, baik secara langsung maupun tidak langsung.
  3. Kumpulan Video Roo su Flood (Thailand) mengedukasi pemirsa tentang bagaimana cara menghadapi hal-hal yang dapat terjadi sebelum, ketika, dan setelah banjir terjadi dengan menggunakan video animasi.
  4. Paper Partition System 4 (Jepang) adalah sebuah sistem partisi yang terbuat dari tabung kertas dan kain yang didesain oleh Shigeru Ban, yang dapat digunakan di dalam fasilitas evakuasi, untuk memberikan privasi dan ruang personal bagi para pengungsi.
  5. Rumah Inti (Indonesia) adalah unit penampungan sementara yang didesain agar dapat dibangun dan ditambahkan di masa depan.
  6. Lost Homes (Jepang) adalah sebuah model arsitektural yang menunjukan sebuah kota sebelum dihancurkan tsunami yang terjadi pada tahun 2011 di Jepang.

Pameran EMP dengan tema Disaster and Design for Saving Lives ini juga merupakan kolaborasi antara The Japan Foundation Asia Center, Departemen Arsitektur dan Perencanaan UGM dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pameran yang cukup inspiratif ini akan berlangsung mulai tanggal 11-31 Januari 2020 dengan beragam kegiatan mulai dari workshop, talkshow dan edukasi mitigasi.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    GERONIMO 106,1 FM

    GERONIMO 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    JIZ 89,5 FM

    JIZ 89,5 FM

    Jiz 89,5 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini