Pariwisata

30 Kabin Modern Bakal Berdiri di Kawasan Wisata Borobudur Highland

Oleh : Rahman / Selasa, 04 Januari 2022 09:00
30 Kabin Modern Bakal Berdiri di Kawasan Wisata Borobudur Highland
Glamping di Kaki Gunung Merapi (2019)-Gudeg.net/Rahman

Gudeg.net- Guna mendukung pengembangan kawasan Borobudur Highland di Purworejo, Kulonprogo dan Magelang, Badan Otorita Borobudur (BOB) akan membangun kabin-kabin modern untuk menginap.

Program di kawasan sekitar Bukit Menoreh tersebut rencananya akan dimulai pada tahun 2022. Direktur Utama Badan Otorita Borobudur, Indah Juanita mengatakan, pembangunan kabin atau hotel kapsul bekerja sama dengan investor swasta.

“Akan ada 30 kabin modern dengan karakter milenial dan sudah di-ploting tempatnya. Tahun 2022 akan mulai dibangun. Ini kami kerja sama untuk Bobobox, sebagian milik BOB sebagian milik investor,” ujar Indah Juanita dalam keterangan tertulis yang diterima Gudegnet, Selasa (4/1).

Pembangunan kabin rencananya akan memanfaatkan teknologi dan akan memiliki fasilitas yang menarik. Nantiinya kabin akan menggunakan kaca yang terlihat dari dalam kabin dan suasana alam yang menyenangkan.

"Ini sangat cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati alam dengan lebih nyaman,” jelasnya.

Ia menambahkan, pengembangan ini juga akan menambah destinasi wisata yang sudah ada di area Borobudur Highland dengan menyesuaikan ekosistem alam.

Sejumlah infrastruktur pendukung juga akan dibangun, seperti pembangunan jalan sepanjang 6 km, jembatan dan main gate, sumber air, reservoir (penampungan air bersih), gardu listrik dan cable car (kereta gantung).

"Kami juga berkolaborasi dengan masyarakat untuk menyediakan makanan, sehingga masyarakat dapat merasakan hal yang positif dari pengembangan ini,” tambahnya.

Pembangunan kabin modern ini juga dipastikan tidak akan mengganggu ekosistem wisata yang telah dibentuk masyarakat sekitar area Borobudur Highland.

Indah menegaskan, pangsa pasar kabin akan berbeda dengan penginapan milik masyarakat yang telah ada saat ini.

“Segmentasinya berbeda, karena pasti untuk menginap lebih mahal. Ini tidak akan mematikan homestay warga yang ada di sana. Justru ketika nanti kunjunga ramai, masyarakat akan merasakan dampaknya,” tegasnya.


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    GERONIMO 106,1 FM

    GERONIMO 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM

    MBS 92,7 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini