Tips Hari Ini

Rahasia Sukses Ajarkan Tanggung Jawab Pada Anak

Oleh : albertus indratno / Kamis, 05 November 2015 10:40

Pertanyaan


Selamat pagi,

Saya senang sekali dengan rubrik ini. Kebetulan sebagai ibu muda, saya butuh banyak informasi dan teman berbagi.

Nama saya Yayuk. Usia 31 tahun. Anak saya yang pertama usianya 5 tahun, sedangkan yang kedua masih bayi. Saya melihat anak dari beberapa rekan tampaknya begitu mudah "melepaskan tanggung-jawab", semisal meletakkan sepatu di rak atau membuang sampah pada tempatnya. Bahkan, ada yang melemparkan sendok atau garpu begitu selesai makan.

Untungnya anak saya tidak separah itu. Ya kadang-kadang saja. Saya sering memintanya meletakkan sendok atau garpu di bak atau sandal pada tempatnya. Ya kadang berhasil, banyak juga gagalnya.

Enaknya bagaimana ya? Adakah metode yang membuat anak lebih bertanggung-jawab, paling tidak atas barang-barangnya sendiri?

Atas petujuknya saya mengucapkan terima kasih.

Salam



Yayuk, Banguntapan

Jawaban

Selamat pagi ibu Yayuk di Banguntapan

Terima kasih sudah berbagi cerita dengan kami.

Melatih anak untuk bertanggung jawab sejak dini merupakan langkah yang tepat bahkan harus dilakukan oleh semua orang tua. Kami menyadari pentingnya mengajarkan sikap bertanggung jawab pada anak. Apabila tanggung jawab sudah dibiasakan sejak dini, maka ketika ia beranjak dewasapun sifat ini akan mudah di kembangkan, sehingga hal-hal yang tidak bertanggung jawab dari perbuatan anak itu bisa diminimalisir.

Namun demikian, mengajarkan budi pekerti yang satu ini tidak semudah membalikkan telapak tangan, mengingat terkadang mereka masih belum bisa mempertanggung jawabkan apa apa saja yang mereka lakukan atau apa yang mereka perbuat. Kami memiliki beberapa tips yang mungkin dapat segera dipraktekkan, pertama lakukanlah kebiasaan kebiasaan baik yang setiap hari dapat dilihat oleh anak anak.

Terlebih dahulu jelaskan kepada mereka tentang arti penting dari bertanggung jawab kepada anak-anak, memberi pengertian kepada mereka mungkin tidaklah mudah, akan tetapi jika dilakukan secara perlahan dan terus menerus, mereka akan mulai belajar untuk memahaminya.

Tentu Sahabat melakukan kebiasaan baik bukan hanya karena ingin dilihat oleh putra putri ibu kan? Selanjutnya Ibu sudah bisa melakukannya karena ibu sudah memahami arti penting dari tanggung-jawab, sedangkan anak-anak Ibu mungkin belum mengetahuinya. Disitu letak kesulitannya, mengajarkan seorang anak tentang apa yang harus mereka kerjakan, tanpa harus memaksa mereka untuk mengerjakan sesuatu.

Ikut sertakan pula anak-anak dalam kegiatan di rumah yang sehari-hari Ibu lakukan, sehingga anak-anak tidak merasa terbebani dengan apa yang sebenarnya menjadi tanggung jawab mereka. Mereka hanya memerlukan sosok terdekat yang dapat dijadikan contoh dalam hal melakukan segala sesuatu secara bertanggung jawab ini. Ketika mereka mengerjakan sesuatu secara berulang ulang, maka hal itu akan menjadi kebiasaan yang secara tidak sadar secara suka maupun tidak suka, mereka akan menjalaninya secara sukarela, sehingga tidak menjadi beban bagi mereka.

Ajarkan dahulu hal-hal kecil yang terkait dengan tanggung jawab anak, misalnya, meletakan baju seragam setelah pulang sekolah pada tempatnya, atau belajar membersihkan diri sendiri setelah bermain, kemudian setelah itu bisa dilanjutkan dengan tanggung jawab yang lebih tinggi, yaitu tanggung jawab terhadap keluarga, contohnya membantu membereskan tempat tidurnya setiap hari atau membersihkan rumah seperti menyapu dan mengelap perkakas.

Yang paling penting diketahui bahwa psikologi anak-anak terkadang masih labil, begitupula dengan rasa bertanggung jawab yang mereka miliki. Meskipun sulit untuk mengajarkan anak-anak tentang pentingnya bertanggung jawab, jika Ibu secara sabar dan konsisten melatih, mengajari serta memberi contoh pada mereka, lambat laun rasa tanggung jawab dalam diri mereka akan terpupuk dan melekat hingga dewasa sehingga menjadi sebuah karakter yang kuat.

Demikian yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat bagi Ibu dan keluarga :)

Aisha Parenting



www.aishaparenting.com

@twit_aisha

"We strive to engage mindful parents to develop good reading

and eating habits, as well as to stimulate creativity at home"

Pembaca bisa mengirim pertanyaan seputar parenting ke info@gudeg.net

0 Komentar

    Kirim Komentar

    Swaragama 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    Geronimo 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    JIZ 89,5 FM

    JIZ 89,5 FM

    Jiz 89,5 FM


    JogjaFamily 100,9 FM

    JogjaFamily 100,9 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    RetjoBuntung 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    Radio GCD  98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM

    Radio GCD 98,6 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini