Kesehatan

BAB Si Kecil Tak Teratur, Berbahayakah?

Oleh : albertus indratno / Senin, 00 0000 00:00
BAB Si Kecil Tak Teratur, Berbahayakah?

Pertanyaan

Selamat pagi dokter,

Nama saya Nuraini. Anak saya laki-laki, umurnya hampir 3 tahun. 

Saya perhatikan sejak umur setahun hingga sekarang, anak saya buang air besarnya tidak teratur. Kadang setiap hari, lalu ada jeda lebih dari dua hari, begitu seterusnya. 

Saya juga sudah memberikan buah dan sayur secukupnya. Selain itu ia masih mengkonsumsi susu formula. Untuk menu lainnya nasi, kadang kentang atau sumber karbohidrat lainnya.

Menurut dokter, apakah jeda itu menunjukkan adanya masalah di dalam sistem pencernaan anak saya? Mungkin saya terlalu khawatir. Ini karena frekuensi saya buang hajat tiap hari dan hampir tidak pernah lebih dari dua hari.

Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.




Nuraini, Maguwoharjo

Jawaban

Yth. Bu Nuraini di Maguwoharjo,

Terima kasih atas kiriman e-mailnya. Saya selalu sehat dan penuh rahmat, demikian juga yang saya harapkan terjadi pada Anda dan keluarga.

Mengenai buang air besar atau BAB, perlu kita ingatkan bahwa hal itu adalah sebuah ketrampilan. dengan demikian, seorang anak akan mampu BAB secara teratur atau tidak, sangat tergantung oleh apakah ketrampilan BAB telah dilatihkan (Jawa: ditatur) oleh orang tuanya atau tidak. Anak yang sejak bayi dilatih, pada umumnya akan menjadi terampil sekitar usia 1 tahun. Dalam hal ini, anak akan mampu secara teratur BAB sesuai dengan pola yang dilatihkan orangtua.

Ketidakmampuan anak untuk BAB secara teratur, selain disebabkan karena tidak dilatihkan, juga dipengaruhi oleh beberapa hal yang sederhana. Pertama adalah konsumsi protein yang berlebihan, terutama penggunaan susu formula lebih dari 1x/hari. Selain itu adalah kurangnya serat di dalam diet harian, karena anak tidak dilatih menu sayur dan buah. Ada juga karena faktor trauma di toilet atau WC karena gelap, bau atau tidak nyaman. Yang lain lagi karena adanya kelainan bentuk atau ukuran usus dan sistem pencernaan anak. 

Untuk kelainan terakhir, ketidak teraturan BAB sudah terjadi sejak bayi baru lahir. Sebaliknya, penyebab yang lain biasanya ditandai dengan ketidakteraturan BAB setelah anak berusia lebih dari 1 tahun. Efek samping ketidakteraturan BAB dapat dikurangi, dengan memperpendek jeda hari tanpa BAB dan mengatasi faktor penyebabnya.

Dengan demikian, saya menganjurkan agar Anda, suami atau orang dewasa lain di rumah, dapat mencoba mencari tahu, apa yang diperkirakan mejadi penyebab pada anak Anda. Selanjutnya, saya menganjurkan untuk mengkoreksi faktor tersebut dan Anda berkewajiban memberikan pelatihan BAB kepada putera Anda. Pada umumnya anak memerlukan teladan, pendampingan dan penguatan pada saat menjalani sebuah proses pembelajaran, apalagi kalau proses tersebut cukup rumit.

Demikian penjelasan saya dan saya sangat berharap, Anda sekeluarga mampu memberikan yang terbaik kepada buah hati Anda, termasuk pengajaran ketrampilan dan keteraturan. Semoga berhasil dengan baik.

Salam sehat,

 

 

DR. Dr. Fx. Wikan Indrarto, SpA

Dokter spesialis anak 

Rumah sakit Bethesda Yogyakarta


0 Komentar

    Kirim Komentar


    jogjastreamers

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JOGJAFAMILY 100,2 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    SWARAGAMA 101.7 FM

    SWARAGAMA 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    SOLORADIO 92,9 FM

    SOLORADIO 92,9 FM

    Soloradio 92,9 FM SOLO


    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RETJOBUNTUNG 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    GERONIMO 106,1 FM

    GERONIMO 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    UNISI 104,5 FM

    UNISI 104,5 FM

    Unisi 104,5 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini