Tips Hari Ini

Ini Rahasia Atasi Anak Semau Gue

Oleh : albertus indratno / Jumat, 07 Agustus 2015 04:06



Pertanyaan

Selamat pagi,

Sebelumnya terima kasih atas rubrik yang menarik ini. Perkenalkan, nama saya Andini. Putra saya namanya Fadlan. Usianya 3 tahun.

Saya dan suami bekerja. Saat kami ke kantor Fadlan kami titipkan di day care di dekat kantor. Yang menjadi kegelisahan kami adalah putra kami kok lama-lama "semau gue" ya? Jika sebelum usia 3 tahun ia begitu mudah disuruh mandi. Namun, sekarang susahnya minta ampun. Memang, dulu dia belum mengenal tivi. Tapi sekarang, ia nonton tv kalau pagi dan tidak mau melakukan aktivitas lainnya.

Bagaimana ya caranya agar Fadlan lebih bisa diatur? Kadang-kadang saya emosi juga. Untungnya suami saya lebih sabar.

Mohon bantuan dan petunjuknya. Terima kasih.

 

 

Andini, Gejayan 

Jawaban 

Selamat pagi Ibu Andini di Gejayan. 

Terima kasih atas pertanyannya yang menarik.

Wah,pasti ibu sedang merasa pusing dan bingung karena putra Ibu seringkali melakukan aksi semaunya sendiri, dan sangat sulit untuk diatur. Oleh karenanya, kemarahan yang akhirnya diterima si anak. Sebab tanpa kita sadari, permasalahan yang terjadi pada anak, bisa jadi karena penyebabnya adalah dari perlakuan kita sendiri sebagai orang tua. Oleh karenanya sebagai orangtua kita harus melihat permasaahan yang dialami anak dari pandangan si anak. Padahal, sebenarnya ada cara-cara yang lebih kreatif untuk merubah anak loh.

Salah satu cara nya adalah buatlah aturan main bagi anak dan anda sebagai orangtua untuk setiap aktivitas yang akan dilakukan. Tidak hanya anak yang ahrus mematuhi peraturan tersebut, melainkan anda sebagai orangtua juga demikian.

Aturan yang dibuat tentu saja adalah aturan ringan yang sudah bisa dipahami oleh anak. Aturan ini dibuat agar anak mengetahui batasan antara sesuatu yang diperbolehkan dan dilarang. Misalnya, buat aturan untuk jam mandi anak, yang juga harus dipatuhi oleh orangtuanya.

Dengan demikian anak akan menjadi tidak bertindak semaunya sendiri. Apabila masih belum berhasil, cara yang satu ini mungkin bisa dilakukan. Sebaiknya jangan  memanjakan anak dengan memberikan yang tidak ia perlukan. Terkadang rasa kasih sayang yang melimpah atau perasaan bersalah kita kepada anak karena meninggalkannya ketika sedang bekerja, memberikan segala hal yang ia mau, diminta atau tidak oleh anak, diperlukan atau tidak oleh anak tersebut.

Pikirkan dengan baik suatu hal itu diperlukan atau tidak oleh anak. Bukan sekedar karena bisa memberikannya, atau karena uang tersedia melimpah. Karena kasih sayang tidak hanya bermakna memberi, tetapi juga bermakna mendidik. Orangtua yang mengasihi anak adalah orangtua yang betul betul memperhatikan pendidikan dan pengasuhan anak-anaknya.

Kalau dilihat dari penuturan ibu, nampaknya perubahan yang terjadi pada anak ibu terjadi sejak anak dititipkan di daycare. Tanpa bermaksud menghakimi, coba tanyakan pada pihak daycare, apa saja agenda dan aktivitas yang dilakukan anak setiap minggunya. Mungkin ini bisa membantu ibu untuk membuat anak tidak semaunya sendiri lagi. Yang penting, jangan sampai kemarahan orangtua justru menjadikan anak semakin memberontak dan melawan.

Semoga bermanfaat.

 

 

Aisha Parenting.

www.aishaparenting.com

@twit_aisha

"We strive to engage mindful parents to develop good reading and eating habits, as well as to stimulate creativity at home"

0 Komentar

    Kirim Komentar

    Swaragama 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM

    Swaragama 101.7 FM


    RetjoBuntung 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM

    RetjoBuntung 99.4 FM


    JIZ 89,5 FM

    JIZ 89,5 FM

    Jiz 89,5 FM


    Geronimo 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM

    Geronimo 106,1 FM


    JogjaFamily 100,9 FM

    JogjaFamily 100,9 FM

    JogjaFamily 100,9 FM


    Argososro 93,2 FM

    Argososro 93,2 FM

    Argososro 93,2 FM


    Dapatkan Informasi Terpilih Di Sini